Wakaf Masjid Al Ihsan

DEFINISI DAN KEUTAMAAN WAKAF

Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia, maka terputuslah amal perbuatannya kecualitiga perkara (yaitu): shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendo’akan orang tuanya” (HR. Muslim No. 1631).

 

  • Para ulama menafsirkan ”shodaqoh jariyah” dalam Hadits diatas sebagai wakaf.
  • Imam Nawawi menyatakan bahwa hadits ini merupakan dalil keabsahan wakaf dan besarnya pahala waqaf. Menurutnya, yang dimaksud dengan sedekah jariyah adalah wakaf (Syarah Nawawi ‘ala Shahih Muslim, 11/85).

Menurut Undang-Undang RI No. 41 Tahun 2004 tentang WAKAF, yang dimaksud dengan Wakaf adalah perbuatan hukum wakif untuk memisahkan dan/atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya untuk dimanfaatkan selamanya atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya guna keperluan ibadah dan/atau kesejahteraan umum menurut syariah.

Wakif adalah pihak yang mewakafkan harta benda miliknya. Nazhir adalah pihak yang menerima harta benda wakaf dari Wakif untuk dikelola dan dikembangkan sesuai dengan peruntukannya.

KENAPA HARUS WAKAF?

Karena wakaf adalah amal ibadah dengan harta benda yang diberikan kepada umat agar bermanfaat bagi masyarakat. Pahala wakaf bersifat kekal (jariyah), terus mengalir meski wakif telah meninggal. Wakaf merupakan investasi dunia danakhirat.

WhatsApp chat